Seorang remaja yang
hanya dianggap seorang fans oleh orang yang dia sukai. Dan orang yang dimaksud
itu menganggap dirinya sebagai seorang yang katanya ‘idola’. Dia adalah seorang
idola yang memilki fans seorang remaja. Tapi si fans ini ga mau hanya dianggap
sebagai ‘fans’ oleh orang yang dia sukai. Karna dia cukup benci dengan kata
‘FANS dan IDOLA’. Tapi si fans ini terus bersabar dan menerima kalau dia hanya
dianggap sebagai seorang fans dan tak lebih.
Sebenernya
si fans ini masih ga rela kalo ada yang bilang dirinya ini sebagai seorang fans
belaka. Tapi, yah bersabar, si fans ini untuk kesekian kalinya masih terima
kata ‘fans’ untuknya. Seminggu, tiga minggu, dan satu bulan pertama, mereka
masih sering dan amat sangat sering bahkan selalu ada komunikasi. Tapi, makin
lama makin aneh. Beberapa akhir minggu-minggu ini mereka sudah jarang bahkan amat
sangat jarang bahkan bisa dikatakan sudah kehilangan komunikasi.
Si
fans sudah dikecewakan oleh sifat idolanya sendiri. Banyak sifat idolanya yang
dia tau dengan sendirinya. Seorang idola yang sudah membuat hati fansnya sedih,
kecewa, galau, frustasi, entah apa lagi. Yang jelas sikap seorang idola yang
tidak diharapkan oleh semua fans di dunia ini. Sikapnya yang berubah, menjauh,
lari, dan menghindar atau bahkan ga mau ngeliat fansnya lagi. Mungkin si idola
ga tau sebesar dan seluas apa rasa terkagumnya seorang fans kepada sang idola
yang sudah dia idolakan sejak beberapa bulan yang lalu. Sifat yang sangat
dikagumi seorang fans, yang sangat dinanti, sifat yang sempurna dimatanya.
Tapi
semua itu tinggal kenangan dan tak belaku untuk sekarang. Bahkan jangan
salahkan jika dari seorang ‘FANS’
bisa menjadi seorang ‘HATERS’. Ga
semua dan ga ada bahkan tidak akan pernah ada dinunia ini yang namanya manusia
sempurna. Contohnya si fans itu, di kecewa ketika idolanya berubah, tak seperti
dulu.
Sayangnya
si idola tak kunjung sadar juga jika sifatnya sudah berubah dan mengecewakan
fansnya sendiri. Membutuhkan waktu yang amat sangat lama sekali agar si idola
menyadari dirinya berubah dengan sendirinya. Bahkan sampai orang lain yang
menyadarinya. Dan sang idola baru tersadar. Betapa sedihnya hati seorang fans
ketika dia mengetahui seorang idola atau orang yang dia sukai saat sifatnya
sudah kembali berubah agak membaik karena orang lain bukan dari dirinya sendiri.
Rasa
amat sangat nyesek muncul ketika si
idola itu sifatnya menjadi agak lebih baik hanya karena disuruh oleh orang
lain. Dan si fans mengetahui itu semua. Fans pun tau kalo si idola berubah
bukan karena kesadaran dari dirinya sendiri, tapi karena orang lain. Dan si
fans pun merasa kalo si idola itu berubah sifatnya karena hanya takut kehilangan
satu orang fansnya. Betapa sedih, dan mungkin rasa suka teramat paling suka
dengan sang idolanya itu sudah menghilang seketika. Kecewa, sedih, banyak hal
yang sangat ingin diungkapan si fans, tapi terlalu banyak dan terlalu sedih
bahkan sampai tak mampu diungkapan kata-kata.
“Hanya
berubah karna takut kehilangan salah satu fansnya” ß perkataan dan pikirin itu selalu terintas
di hati si fans. Si fans merasa telah salah memilih idola. Idola? Pantaskan
orang yang seperti itu disebut sebagai idola? Dan pantaskan cewe itu disebut
fans? FANS YANG TERLALU SABAR! Si fans
itu ga suka disebut sebagai ‘fans’.
IDOLA?
Emangnya pantes ya cowo kayak gitu dibilang idola? Ngimpi lo terlalu tinggi
nyedss -_- HAHA! FANS? Kalo idola ga suka sama fans, yaudah jadi temen aja ga
usah dianggep fans segala. Lagi pula kalo idola ga berubah karena sendirinya,
hati-hati ya idola, lo bisa beneran kehilangan salah satu yang katanya ‘Fans’
lo itu! ga ada makhluk yang sempurna, walau sebenernya fans masih suka sama lo,
tapi karena lo berubah, fans bisa kecewa. Si fans itu susah buat jatuh
cinta atau suka sama orang.
Kalian
perlu tau, kalo yang katanya sahabat si
fans ini udah pacaran sama si idola. TMT apa ga? Si sahabat tau bgt kalo si
fans suka sama idola, tapi masih aja nerima si idola. TMT ga sih? Oke. FINE! Padahal
si sahabatnya fans blm lama putus dari pacar yg lama, eh udh ngerebut idola
aja-_- fans sih selalu sqabar:D Sorry kalo akhir-akhir ini gue jarang ngepost,
terus sekalinya ngepost ceritanya ngaur
atau ga jelas. Kayak hati gua sekarang. Eaea apa banget *abaikan! Oh iya, kalo
ada yang merasa, ya sorry. It’s my time, it’s my life, it’s my style, it’s my
dairy, and it’s my imagination.